Tugas 3. DEPLESI

on 20131125
Deplesi merupakan istilah lain dari penyusutan atau amortisasi. Deplesi digunakan khusus untuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, misalnya bijih besi, hasil tambang, kayu hutan, dan sebagainya.

Deplesi dihitung dengan tarif deplesi yang diperoleh dari beban yang dikeluarkan untuk mendapatkan hak penambangan dibagi estimasi hasil yang akan diperoleh.

Pencatatan deplesi adalah dengan mendebit biaya deplesi dan mengkredit akumulasi deplesi. Deplesi tidak persis sama dengan depresiasi, walaupun keduanya merupakan alokasi harga perolehan. Ada perbedaan antara pengertian deplesi dengan pengertian depresiasi. Deplesi merupakan perwujudan berkurangnya kuantitas kandungan sumber alam. Biaya deplesi membentuk harga pokok jadi dan yang jelas istilah deplesi digunakan untuk alokasi harga perolehan aktiva sumber alam.

Ilustrasi 1 :
PT Andalan Tambang memperoleh hak penambangan sebesar Rp 500.000.000.000,- Estimasi hasil yang terkandung di dalamnya sebesar 1.000.000 ton bahan tambang. Tahun pertama berhasil ditambang sebesar 26.500 ton, maka Jurnal Deplesi yang dilakukan akhir tahun pertama adalah :

D = Beban Deplesi = Rp 13.250.000.000,-
K = Akumulasi Deplesi = Rp 13.250.000.000,-

Keterangan :
Besarnya deplesi tergantung pada jumlah ton yang berhasil ditambang.

Ilustrasi 2 : 
Pada tanggal 5 Januari 20A PT Perkasa membeli tanah yang mengandung bijih besi seharga Rp 100 milyar. Estimasi nilai sisa tanah seharga Rp 20 milyar. Hasil survey geologi pada saat pembelian terdapat 2 juta bijih besi yang dapat diambil. Pada tahun 20A dikeluarkan biaya untuk pembuatan jalan dan proses pengeluaran bijih besi sejumlah Rp 750 juta. Pada tahun 20A, 50.000 ton telah ditambang. Survey baru dilakukan pada akhir tahun 20B dan diperkirakan ada 3 juta ton bijih besi yang terkandung di dalam tambang. Pada tahun 20B, 125.000 ton bijih besi berhasil ditambang. Hitunglah beban deplesi tahun 20A dan 20B !

Beban deplesi tahun 20A :
Harga sumber daya - nilai sisa = Rp 80.000.000.000,-
Perbaikan lahan jalan = Rp 750.000.000,-
Jumlah = Rp 80.750.000.000,-

Estimasi bijih besi = 2.000.000 ton
Biaya deplesi per ton = Rp 40.375,-

Beban deplesi tahun 20A = 50.000 ton x Rp 40.375 = Rp 2.018.750.000

Beban deplesi tahun 20B:
Harga sumber daya (neto) = Rp 80.750.000.000,-
Beban deplesi tahun 20A = Rp 2.018.750.000,-
Sisa pada awal tahun 20A = Rp 78.731.250.000,-
Sisa bijih besi setelah survey (ton) = 3.125.000 ton
( 3.000.000 + 125.000)
Biaya deplesi per ton = Rp 25.194,-

Biaya deplesi tahun 20B = 125.000 x Rp 25.194 = Rp 3.149.250.000,-

SUMBER:

Tugas 3. DEPRESIASI

on 20131124
A. PENGERTIAN DEPRESIASI

Depresiasi atau penyusutan adalah alokasi sistematis jumlah yang dapat disusutkan dari suatu aset selama umur manfaatnya.

Depresiasi secara umum dapat digolongkan dalam 2 kelompok, yaitu :
  1. Depresiasi yang disebabkan antara lain mesin-mesin atau peralatan yang digunakan semakin tua sehingga kemampuannya berkurang (physical degradation).
  2. Depresiasi yang disebabkan antara lain karena semakin majunya perkembangan teknologi, sehingga diperlukan mesin-mesin atau peralatan-peralatan baru yang lebih efisien dan ekonomis daripada yang dipakai sekarang atau karena adanya perubahan demand di masyarakat baik dari segi kualitas maupun kuantitas sehingga diperlukan tambahan mesin-mesin dan peralatan-peralatan baru (functional depreciation).

B. KRITERIA BARANG TERKENA DEPRESIASI

Properti yang dapat didepresiasi harus memenuhi ketentuan berikut :
  1. Harus digunakan dalam usaha atau dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan.
  2. Harus mempunyai umur manfaat tertentu dan umurnya harus lebih lama dari satu tahun.
  3. Merupakan sesuatu yang digunakan sampai habis, mengalami peluruhan/kehancuran, usang atau mengalami pengurangan nilai dari nilai asalnya.
  4. Bukan inventaris, properti investasi, persediaan atau stok penjualan.

Properti yang dapat didepresikan dikelompokkan menjadi :
  1. Nyata (tangible) : dapat dilihat atau dipegang. Terdiri dari properti personal seperti mesin-mesin, kendaraan, peralatan, furnitur dan item-item yang sejenis, serta properti riil seperti tanah dan segala sesuatu yang dikeluarkan dari atau tumbuh atau berdiri di atas tanah tersebut.
  2. Tidak nyata (intangible). Properti personal seperti hak cipta, paten atau franchise.

C. METODE PERHITUNGAN DEPRESIASI 

  1. Metode Garis Lurus (Straight Line Depreciation)
    Dalam metode garis lurus maka nilai terdepresi / nilai yang didepresiasikan dari sebuah aktiva dibagi rata sepanjang taksiran umur manfaat aktifa tersebut.



    Contoh :
    PT Jaya Abadi membeli mesin dengan harga perolehan sebesar Rp 35.000.000,- Diperkirakan mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan nilai residu sebesar Rp 3.000.000,- Maka penyusutan pertahunnya adalah:

    Depresiasi = ( Rp 35.000.000 - Rp 3.000.000 ) / 5 = Rp 6.400.000,-


  2. Sum of Years Depreciation
    Jumlah depresiasi dihitung berdasarkan pada serangkaian angka pecahan yang denominator atau penyebutnya diambil dari jumlah rentetan angka tahun tersebut. Angka tahun yang terbesar digunakan sebagai numerator atau pembilang dari angka pecahan untuk depresiasi tahun pertama.

    Contoh :
    Sebuah truk dibeli oleh PT Turbo pada tanggal 1 Januari 19x1. Harga beli Rp 12.000.000, biaya perbaikan Rp 1.000.000, taksiran nilai residu Rp 1.000.000, taksiran masa manfaat 5 tahun. Tentukan depresiasi !



  3. Unit Produksi Depresiasi
    Dalam metode ini nilai depresiasi tergantung kepada banyaknya produksi yang sudah dihasilkan oleh aktiva tersebut (biasanya berupa mesin produksi). Semakin banyak produksi yang dihasilkan oleh mesin tersebut maka akan semakin banyak pula depresiasinya.




    Contoh :

    Sebuah truk dibeli oleh PT Turbo pada tanggal 1 Januari 19x1, harga beli Rp 12.000.000, biaya perbaikan Rp 1.000.000, taksiran nilai residu Rp 1.000.000, taksiran masa manfaat 100.000 Km. Tentukan depresiasi missal tahun 19x1 truk dipakai 15.000 Km, 19x2 30.000 Km, 19x3 20.000 Km, 19x4 25.000 dan 19x5 10.000 Km.





SUMBER:

Tugas 2. ANALISIS EKUIVALENSI CASH FLOW

on 20131117
A. PRESENT WORTH ANALYSIS

Nilai sekarang (Present Worth) adalah nilai ekivalen pada saat sekarang . Metode PW ini sering kali dipakai terlebih dahulu daripada metode lain karena biasanya relatif lebih mudah menilai proyek pada saat sekarang.

Analisis nilai sekarang didasarkan pada konsep ekivalensi dimana semua arus kas masuk dan arus kas keluar diperhitungkan terhadap titik waktu sekarang pada suatu tingkat pengembalian minimum yang diinginkan (minimum attractive rate of return - MARR).

Usia pakai berbagai alternatif yang akan dibandingkan dan periode analisis yang akan digunakan bisa berada dalam situasi :
1. Usia pakai sama dengan periode analisis
2. Usia pakai berbeda dengan periode analisis
3. Periode analisis tak terhingga

Analisis dilakukan dengan terlebih dahulu menghitung Net Present Value (NPV) dari masing-masing alternatif. NPV diperoleh menggunakan persamaan :

NPV = PW pendapatan - PW pengeluaran

Contoh :

Perusahaan mempertimbangkan penambhan suatu alat pada mesin produksi guna mengurangi biaya pengeluaran, yakni penambahan alat A dan alah B. Kedua alat tersebut masing-masing $1.000 dan mempunyai umur efektif 5 tahun dengan tanpa nilai sisa. Pengurangan biaya dengan penambah alat A adalah $300 per tahun. Pengurangan biaya dengan penambahan alat B adalah $400 pada tahun pertama dan menurun $50 setiap tahunnya. Dengan i = 7% alat mana yang dipilih?

Harga masing-masing alat A dan B sama, sehingga tidak menjadi pertimbangan. Cashflow masing-masing alat :














Alat B menghasilkan benefit yang lebih besar sehingga untuk selama 5 tahun menjadi alternatif yang menguntungkan, bahkan di tahun pertama dan kedua menghasilkan return yang lebih besar dari alat A.

B. FUTURE WORTH ANALYSIS

Future Worth adalah nilai sejumlah uang pada masa yang akan datang yang merupakan konversi sejumlah aliran kas dengan tingkat suku bunga tertentu.

Karena tujuan utama dari semua metode nilai uang terhadap waktu adalah untuk memaksimalkan kekayaan masa depan dari pemilik perusahaan, informasi ekonomis yang diperoleh dari metode nilai masa depan (FW) sangat berguna dalam situasi-situasi keputusan investasi modal. Nilai masa depan berdasarkan pada nilai keekivalenan dari pemasukan dan pengeluaran kas pada akhir horizon perencanaan (periode studi) pada tingkat bunga yang umumnya MARR. Juga untuk suatu proyek, maka hal itu dapat dibenarkan secara ekonomis.

Contoh :

Sebuah peralatan baru diusulkan oleh beberapa insinyur untuk meningkatkan produktivitas kerja pengelasan manual. Biaya investasi adalah $25.000 dan peralatan akan mempunyai nilai sisa $5.000 pada akhir periode studi lima tahun. Peningkatan produktivitas dari peralatan akan sebesar $8.000 per tahun setelah biaya-biaya kerja ekstra dikurangkan dari pendapatan yang diperoleh dari tambahan produksi. Jika MARR perusahaan sebesar 20% per tahun, apakah usulan ini masuk akal ? Serta hitung FW dari calon proyek perbaikan !

PW = PW kas masuk - PW kas keluar

atau 

PW (20%) = $8.000(P/A,20%,5) + $5.000(P/F,20%,5) - $25.000 = $934,29

Karena PW(20%) > 0, peralatan ini secara otomatis dapat dibenarkan.

Maka,
FW(20%) = -$25.000(F/P,20%,5) + $8.000(F/P,20%,4) + $8.000(F/P,20%,3) +
                 $8.000(F/P,20%,2) + $8.000(F/P,20%,1) + $13.000
             = $2.324,80


C. ANNUAL WORTH ANALYSIS

Annual Worth Analysis (AW) atau disebut juga Annual Equivalent yaitu metode dimana aliran kas masuk dan kas keluar didistribusikan dalam sederetan nilai uang tahunan secara merata (sama besar), setiap periode waktu sepanjang umur investasi, pada suatu tingkat pengembalian minimum yang diinginkan (MARR).




Istilah Capital Recovery (CR)

CR adalah nilai merata tahunan yang ekuivalen dengan modal yang diinvestasikan.

CR = I(A/P,i,n)
CR = (I-S) (A/F,i,n) + I(i)
CR = (I-S) (A/P,i,n) + S(i)

I : Investasi awal
S : nilai sisa di akhir usia pakai
n : usia pakai

AW = Revenue - Expences - CR

Annual Worth Analysis dilakukan terhadap :
1. Alternatif tunggal, layak jika AW > 0
2. Beberapa alternatif dengan usia pakai sama
3. Beberapa alternatif dengan usia pakai beebeda
4. Periode analisis tak berhingga


SUMBER :
E. Paul Degarmo, William G. Sullivan, James A. Bontadelli dan Elin M. Wicks. 1999. Ekonomi Teknik. Terjemahan oleh Joseph Setyono dan Hadi Sutanto. Jakarta: Prenhallindo.

Tugas 2. PENGERTIAN DAN JENIS-JENIS BUNGA

on 20131115
Bunga adalah imbal jasa atas pinjaman uang. Imbal jasa ini merupakan suatu kompensasi kepada pemberi pinjaman atas manfaat kedepan dari uang pinjaman tersebut apabila diinvestasikan. Jumlah pinjaman tersebut disebut "pokok utang" (principal). Presentase dari pokok utang yang dibayarkan sebagai imbal jasa (bunga) dalam suatu periode tertentu disebut "suku bunga".

A. BUNGA SEDERHANA

Apabila bunga total yang dihasilkan atau dikenakan berbanding linear dengan besarnya pinjaman awal/pokok pinjaman (principal), tingkat bunga dan banyaknya periode waktu pinjaman yang dikomitmenkan oleh pokok pinjaman itu, maka tingkat bunga dikatakan sederhana. Bunga sederhana (simple interest) jarang digunakan dalam praktek komersial modern.

Bila bunga sederhana diterapkan, bunga total, I, yang diperoleh atau dibayarkan dapat dihitung dengan rumus :



B. BUNGA MAJEMUK

Apabila bunga yang dibebankan untuk setiap periode (misal. satu tahun) didasarkan pada sisa pinjaman pokok ditambah setiap beban bunga yang terakumulasi sampai dengan awal periode itu, bunga itu disebut bunga majemuk atau bunga berbunga (compound interest).


C. TINGKAT SUKU BUNGA

  • BUNGA EFEKTIF

    Jika pembayaran bunga dilakukan lebih dari sekali dalam setahun, tingkat suku bunga sesungguhnya akan lebih tinggi daripada tingkat suku bunga nominal. Tingkat suku bunga sesusungguhnya atau yang dibayarkan secara tepat pada pinjaman selama setahun disebut tingkat suku bunga efektif.

    Tingkat suku bunga efektif biasanya dinyatakan per tahun, kecuali bila dinyatakan lain secara khusus. Tingkat suku bunga efektif dinyatakan dengan notasi i.

    Contoh  :

    Seseorang meminjam uang sebesar Rp 2.000.000,- pada tanggal 1 Januari 2011. Pinjaman harus dikembalikan sebanyak 4 kali angsuran yang besarnya sama pada akhir bulan maret, juni, September, dan Desember 2011. Jika besar bunga yang dikenakan pada orang tersebut 12% per tahun dan bunga tersebut adalah bunga nominal yang bersusun setiap 3 bulan. Berapakah besar setiap angsuran dan berapa pula besarnya bunga efektif per tahun?

    Penyelesaian 
    :
    = 18% per tahun
    m
     = 4 x pembayaran bunga per tahun
    Bunga per 3 bulan = rm = 12%4 = 3%

    A = P(A/P,i,n)
    A = 2.000.000(A/P,3%,4)
    A = 2.000.000(0,2690)
    A = 538.000

    Angsuran yang harus dibayarkan pada akhir bulan Maret, Juni, September, dan Desember masing-masing sebesar Rp 538.000,-

    i= 1+0,1244-1 100%=12,551%

    Tingkat suku bunga efektif per tahun sebesar 12,551%

    Hubungan antara tingkat suku bunga efektif,i, dan tingkat suku bunga nominal,r, adalah :




    Tingkat suku bunga efektif menggambarkan perbandingan antara bunga yang dibayarkan untuk satu tahunnya terhadap jumlah uang pinjaman pokok yang diterima.Dengan m adalah frekuensi pembayaran bunga dalam satu periode bunga efektif.

    Contoh :

    Untuk sejumlah pinjaman sebesar Rp 10.000,- dengan tingkat suku bunga nominal 12% yang dibayarkan per tiga bulan, diperoleh:

    Jawab :

    i = F - PP100% = 11.255,0881 - 10.00010.000100% = 12,551%

    atau 

    i = 1 + rmm - 1100% = 1 + 0,1244 - 1 100% = 12,551% 

    Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa suatu tingkat suku bunga nominal 12% yang bersusun setiap tiga bulan adalah ekuivalen dengan tingkat suku bunga efektif 12,551% per tahun.

  • BUNGA NOMINAL

    Suku bunga nominal adalah suku bunga yang biasa kita lihat atau bank atau media cetak. Misalnya perusahaan meminjam uang dari bank sebesar $100.000 selama setahun pada suku bunga nominal 10%, maka pada akhir tahun perusahaan harus mengembalikan pinjaman tersebut sebesar : $110.000 (yaitu $100.000 x 10%).

    Suku bunga nominal cenderung naik seiring dengan angka inflasi. Jika, misalnya, bank memberlakukan suku bunga 10% pada ekspektasi inflasi selama satu tahun ke depan adalah 0%, maka bank mungkin akan memberlakukan suku bunga 13% jika ekspektasi inflasinya adalah 3%.

    Sebagai contoh, pembayaran selama satu tahun dapat dibagi menjadi empat kali tiga bulanan dengan tingkat suku bunga 3% per tiga bulan. Sama halnya jika dikatakan 12% dibayarkan per tiga bulan dalam satu tahunnya. Biasanya, tingkat suku bunga itu dikatakan sebagai “12% yang bersusun setiap 3 bulan”. Apabila dinyatakan dengan cara tersebut, maka tingkat suku bunga 12% disebut tingkat suku bunga nominal dan dinyatakan dengan notasi r.

    Contoh :
    1. Nilai mendatang untuk pinjaman sebesar Rp 10.000,- pada akhir tahun pertama
    dengan tingkat suku bunga 12% yang bersusun setiap tiga bulan adalah:
    F4 = 10.000(1+0.03)4 = 11.255,0881
    Apabila disepakati untuk menggunakan tingkat suku bunga 12% yang dibayarkan hanya sekali di akhir tahun, maka:
    F1 = 10.000(1+0.12)1 = 11.200
    Pembayaran bunga yang dilakukan lebih dari sekali dalam satu tahun mengakibatkan nilai di akhir tahun lebih besar dibandingkan dengan jika bunga hanya dibayarkan sekali dalam satu tahun.
    Tingkat suku bunga biasanya ditetapkan secara tahunan. Penggunaan perjanjian-perjanjian yang dibuat memungkinkan tingkat suku bunga untuk diatur secara khusus sehingga bunga dapat dibayarkan beberapa kali dalam satu tahun. Misalnya, per bulan, per tiga bulan, per enam bulan, & sebagainya.

    Rumus suku bunga nominal :

    dimana,
    r = suku bunga nominal tahunan
    i = suku bunga nominal per periode
    M = jumlah periode majemuk per satu tahun


    Contoh ( bunga nominal) :

    Apabila suku bunga nominal per tahun adalah 20%, yang mana dalam satu tahun
    terdiri dari 4 kuartal.
    a) Berapakah besarnya suku bunga nominal untuk setiap bunga kuartal?
    b) Berapa pula suku bunga efektif per tahunnya?


    Jawab :

    a) Berapakah besarnya suku bunga nominal untuk setiap bunga kuartal?
     

    Dik :
    • r = 20%
    • M = 4
    • i = r / M = 20% / 4 = 5% per kuartal


    b) Berapa pula suku bunga efektif per tahunnya?

    Jwb :

    Ieff = (1 + i)M -1 = (1 + 0,05)4 – 1 = 0,2155 atau 21,55% per tahun

    ATAU

    Ieff = (1 + r/M)M -1 = (1 + 0,20/4)4 – 1 = 0,2155 atau 21,55%/tahun




    SUMBER :
    E. Paul Degarmo, William G. Sullivan, James A. Bontadelli dan Elin M. Wicks. 1999. Ekonomi Teknik. Terjemahan oleh Joseph Setyono dan Hadi Sutanto. Jakarta: Prenhallindo.

    http://ektekaninditapradipta.wordpress.com/category/tingkat-suku-bunga/ 

Tugas 1. CASH FLOW

on 20131016
A. PENGERTIAN

Cash flow (aliran kas) merupakan sejumlah uang kas yang keluar dan yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan dalam satu periode.

Yang perlu diperhatikan dalam mengatur arus kas adalah memahami dengan jelas fungsi dana atau uang yang dimiliki. Secara sederhana fungsi itu terbagi menjadi tiga, yaitu :
  1. Fungsi Likuiditas, merupakan dana yang tersedia untuk tujuan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dapat dicairkan dalam waktu relatif singkat tanpa ada pengurangan investasi awal.
  2. Fungsi Anti Inflasi, merupakan dana yang disimpan guna menghindari resiko penurunan pada daya beli di waktu yang akan datang yang dapat dicairkan dengan relatif cepat.
  3. Capital Growth, merupakan dana yang digunakan untuk penambahan/perkembangan kekayaan dengan jangka waktu yang relatif panjang.


Aliran kas yang berhubungan dengan suatu proyek dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu :
  1. Aliran Kas Awal (Initial Cash Flow), merupakan aliran kas yang berkaitan dengan pengeluaran untuk kegiatan investasi. Aliran kas awal dapat dikatakan sebagai aliran kas keluar (cash out flow). Arus kas keluar terdiri dari :
    - Pengeluaran biaya bahan baku, tenaga kerja dan biaya pabrik lainnya
    - Pengeluaran biaya administrasi umum dan administrasi penjualan.
    - Pembelian aktiva tetap.
    - Pembayaran hutang perusahaan.
    - Pembayaran sewa pajak, bunga, dll.


  2. Aliran Kas Operasional (Operational Cash Flow), merupakan aliran kas yang berkaitan dengan operasional proyek. Aliran kas operasional dapat dikatan sebagai aliran kas masuk (cash in flow) dan aliran kas keluar. Contoh aliran kas masuk, yaitu:
    - Hasil penjualan produk/jasa.
    - Penagihan piutang dari penjualan kredit.
    - Penjualan aktiva tetap yang ada.
    - Penerimaan investasi dari pemilik.
    - Penerimaan sewa, dll.


  3. Aliran Kas Akhir (Terminal Cash Flow), merupakan aliran kas yang berkaitan dengan nilai sisa proyek (nilai residu) seperti sisa modal kerja, nilai sisa proyek yaitu penjualan peralatan proyek.


B. KETERBATASAN

Cash flow memiliki beberapa keterbatasan, yaitu:
  • Komposisi penerimaan dan pengeluaran yang dimasukkan ke dalam cash flow hanya bersifat tunai.
  • Perusahaan hanya berpusat pada target yang mungkin kurang fleksibel.
  • Hanya akan terfokus pada budget kas, misalnya: kondisi ekonomi yang kurang stabil, terlambatnya customer dalam memenuhi kewajibannya.


C. MANFAAT

Penyusunan cash flow dalam perusahaan sangat berguna bagi beberapa pihak terutama management, diantaranya :
  1. Memberikan seluruh rencana penerimaan kas yang berhubungan dengan rencana keuangan perusahaan dan transaksi yang menyebabkan perubahan kas.
  2. Sebagian dasar untuk menaksir kebutuhan dana untuk masa yang akan datang dan memperkirakan jangka waktu pengembalian kredit.
  3. Membantu manager untuk mengambil keputusan kebijakan financial.
  4. Untuk kreditur, dapat melihat kemampuan perusahaan untuk membayar kredit yang diberikan kepadanya.



D. LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN

Terdapat empat langkah dalam penyusunan cash flow, yaitu :
  1. Menentukan minimum kas.
  2. Menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran.
  3. Menyusun perkiraan kebutuhan dana dari hutang yang dibutuhkan untuk menutupi defisit kas dan membayar kembali pinjaman dari pihak ketiga.
  4. Menyusun kembali keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi finansial dan budget kas yang final.


E. CONTOH SOAL DIAGRAM CASH FLOW

1. Sebuah perusahaan meminjam $1.000 selama delapan tahun. Berapa banyak yang harus dibayarkan kembali dalam jumlah sekaligus pada akhir tahun kedelapan ?

Jawab :
 


F = P(F/P,10%,8)
  = $1.000(2,1436)
  = $2.143,60








2. 



3. Berapa besar setoran yang sama besar setiap tahun yang harus disetorkan agar dapat mengakumulasi $2.143,60 pada saat penyetoran tahunan kedelapan?

Jawab :
 


A = F(A/F,10%,8)
  = $2.143,60(0,0874)
  = $187,45






4. Berapa pembayaran sekarang yang bisa diterima sebagai pengganti pembayaran-pembayaran prospektif sebesar $1.200 pada akhir tahun ke 5, 10, 15 dan 20 jika bernilai 5% ?
 
Jawab :




5. Pak Bena setiap tahun menabung di Bank AR selama 5 tahun dan pada setiap kali menabung ia menyetorkan $1.000. Suku bunga tabungan adalah 15%. Berapa jumlah tabungannya pada awal tahun ke-6 ?

Jawab :






SUMBER :
Eugene L. Grant, W. Grant Ireson dan Richard S. Leavenworth. 1996. Dasar-dasar Ekonomi Teknik. Terjemahan oleh E. Komarudin dan G. Kartasapoetra. Jakarta: Rineka Cipta.

E. Paul Degarmo, William G. Sullivan, James A. Bontadelli dan Elin M. Wicks. 1999. Ekonomi Teknik. Terjemahan oleh Joseph Setyono dan Hadi Sutanto. Jakarta: Prenhallindo.




Tugas 1. EKONOMI TEKNIK

on 20131014
A. DEFINISI DAN RUANG LINGKUP EKONOMI TEKNIK

Ekonomi teknik merupakan disiplin ilmu yang berkaitan dengan aspek-aspek ekonomi dalam teknik yang terdiri dari evaluasi sistematis dari biaya-biaya dan manfaat usulan proyek-proyek teknik.

Ekonomi teknik mencakup prinsip-prinsip dan berbagai teknis matematis untuk pengambilan keputusan ekonomis. Dengan teknik-teknik ini, suatu pendekatan yang rasional untuk mengevaluasi aspek-aspek ekonomis dari alternatif yang berbeda dapat dikembangkan.

Dapat disebutkan bahwa penggunaan terbesar ekonomi teknik adalah evaluasi beberapa alternatif untuk menentukan suatu aktivitas atau investasi paling sedikit memberikan kerugian atau yang memberikan keuntungan paling banyak.

Studi ekonomi teknik membantu dalam mengambil keputusan optimal untuk menjamin penggunaan dana/uang secara efisien.

Tugas ekonomi teknik adalah untuk menyeimbangkan berbagai tukar rugi diantara tips-tips biaya dan kinerjanya.


B. PRINSIP-PRINSIP EKONOMI TEKNIK

  1. Membuat alternatif keputusan. Pemilihan keputusan diantara alternatif-alternatif perlu diidentifikasi dan kemudian didefinisikan untuk analisis-analisis selanjutnya.
  2. Fokuskan pada perbedaan-perbedaan. Jika semua alternatif yang layak tepat sama, maka tidak ada dasar atau perlunya perbandingan.
  3. Gunakan sudut pandang yang konsisten. Hasil-hasil yang prospektif sari alternati-alternatif harus dikembangkan secara konsisten dari sudut pandang yang telah didefinisikan.
  4. Gunakan satu ukuran umum. Dengan menggunakan satu pengukuran umum untuk menghitung sebanyak mungkin hasil-hasil prospektif akan mempermudah analisis dan perbandingan alternatif yang didapat.
  5. Pertimbangkan kriteria yang relevan. Pemilihan alternatif yang disukai memerlukan penggunaan satu atau beberapa kriteria.
  6. Membuat tugas suatu ketidakpastian. Ketidakpastian terkadang langsung memproyeksikan/memperkirakan hasil-hasil alternatif di masa datang dan harus dalam analisis dan perbandingannya.
  7. Tinjau kembali keputusan-keputusan yang ada. Perbaiki hasil keputusan terhadap hasil dari suatu proses penyesuaian diri terhadap yang dapat dipraktekan secara luas, hasil yang diperkirakan semula dari alternatif terpilih secara berturut-turut harus dibandingkan dengan hasil sebenarnya.




C. TAHAPAN ANALISIS EKONOMI TEKNIK


  • Definisikan masalah dan tujuannya.
  • Mengumpulkan informasi yang relevan terkait kasus yang sedang dipelajari.
  • Memunculkan alternatif-alternatif.
  • Evaluasi pada masing-masing alternatif.
  • Penentuan alternatif terbaik dengan beberapa kriteria.
  • Menerapkan hasilnya dan memantau kerjanya.


Dalam mengevaluasi beberapa alternatif yang tersedia, ekonomi teknik biasanya mempertimbangkan nilai uang terhadap waktu, estimasi pendapatan dan biaya, strategi keuangan, inflasi, depresiasi, ketidakpastian, pajak, undang-undang kebijakan, periode perencanaan, tingkat bunga modal, perhitungan nilai dan harga, hingga rate of return (besar tingkat pengembalian biaya setelah alternatif dilaksanakan.




D. PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Seorang insinyur atau manager selalu dihadapkan pada permasalahan pengambilan keputusan yang melibatkan lebih dari satu alternatif, setidaknya alternatif untuk melakukan sesuatu dan tidak melakukan sesuatu. Untuk memperoleh alternatif yang terbaik, setiap alternatif tersebut harus dinilai dengan kriteria yang sama.

Langkah-langkah pengambilan keputusan diantaranya :

a. Mengenali Masalah
John Dewey seorang filsuf Amerika mengatakan "Suatu masalah yang didefinisikan secara benar adalah masalah yang sebagian telah terselesaikan." Itu berarti hanya masalah yang telah dikenali dengan benarlah yang berpotensi untuk diselesaikan.

b. Menetapkan Tujuan dan Sasaran
Di perusahaan, masalah utama akan terkait dengan tidak tercapainya profit dan masalah yang dihadapi para individu umumnya terkait dengan tidak tercapainya kepuasan.

c. Menyusun Data yang Relevan
Keputusan yang baik adalah keputusan yang dibuat dengan memanfaatkan informasi tepat yang diperoleh dengan menyusun data yang akurat dan relevan.

d. Mengidentifikasi Alternatif yang Layak
Dari sekian banyak cara penyelesaian masalah, hanya ada sebagian alternatif yang layak dipertimbangkan sebagai solusi potensial. Untuk memilih alternatif yang layak dapat dilakukan melalui proses urun rembuk (brainstorming), kemudian dibuat daftar alternatif yang layak maupun tidak layak beserta alasan-alasannya.

e. Menetapkan Kriteria Penilaian Alternatif
Alternatif terbaik dipilih dengan menilai berdasarkan kriteria tertentu, kata terbaik menunjukkan bahwa penilaian pada dasarnya dapat bersifat kualitatif meliputi spektrum paling buruk - buruk - cukup - baik - lebih baik - paling baik, dengan demikian baik buruknya suatu alternatif akan bersifat relatif.

f. Membangun Model Keterhubungan
Pada tahap ini, semua elemen yang telah didefinisikan (tujuan, data, informasi, alternatif potensial dan kriteria) digabungkan. Hubungan dari elemen-elemen itu dipresentasikan menjadi model matematika yang menunjukkan hubungan antar variabel.

g. Memprediksi Keluaran Alternatif
h. Memilih Alternatif Terbaik
i. Audit Pasca Keputusan
Audit pasca keputusan penting dilakukan untuk menjamin apa yang diproyeksikan akan tercapai.


ANALISIS PRIBADI

Hubungan dan Kegunaan Ekonomi Teknik dalam Bidang Elektro

Pada dasarnya, ekonomi teknik digunakan untuk mencari solusi terbaik dari setiap alternatif-alternatif solusi yang ada. Pada dunia Elektro, pencarian solusi terbaik ini sering kali digunakan saat pembuatan rangkaian, pemilihan alat, pemilihan komponen, perancangan bisnis elektronika, dll.


Contoh Masalah

Mahasiswa/i Teknik Elektro akan membuat suatu rangkaian catu daya sederhana. Rangkaian catu daya sederhana ini terdiri dari berbagai macam komponen. Komponen-komponen yang mereka gunakan tentunya harus sesuai agar catu daya yang mereka buat dapat beroperasi dengan baik. Mereka harus mencari komponen terbaik dan komponen yang dapat bertahan lama. Selain itu juga, harus disesuaikan dengan budget yang mereka punya. Maka dari itu, mereka harus melakukan proses tahapan pengambilan keputusan dan membuat cash flow.



SUMBER :

BEBAS DARI ASAP ROKOK ADALAH HAK ASASI MANUSIA

on 20130629
Bahaya rokok kata-kata yang sudah tidak asing lagi didengar namun masih saja diabaikan. Merokok memang merupakan hak asasi manusia. Tetapi, hidup sehat bebas dari asap rokok juga merupakan hak asasi manusia.



Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. (sumber : wikipedia)

Sudah banyak penelitian yang memberitahukan tentang bahaya dari bahan-bahan yang terkandung di dalam rokok. Bahkan pada bungkus rokok pun sudah tertulis bahwa "MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN". Entah mengapa tulisan ini tidak cukup membuat mereka takut.

Selain itu, merokok juga dapat mengakibatkan :
  • Rambut rontok
  • Katarak
  • Kulit keriput
  • Kanker kulit
  • Hilangnya pendengaran
  • Osteoporosis
  • Karies
  • Emphysema
  • Penyakit jantung
  • Kanker
  • Disklori Jari-jari
  • Tukak lambung
  • Kanker uterus
  • Psoriaris
  • Penyakit Beurger

Banyak sekali kerugiannya bukan?

AYO!
MATIKAN ROKOKMU SEKARANG, ESOK DAN SETERUSNYA!!

Sayangilah organ tubuhmu..
Sayangilah dirimu..
Sayangilah orang-orang disekitarmu..
Sayagilah lingkunganmu..



Jika kalian tidak bisa berhenti dari merokok, maka tolong....

merokoklah pada tempat yang sudah disediakan.


#AkuCintaUdaraSegar
#AkuCintaUdaraSegar
#AkuCintaUdaraSegar


SUMBER :

MOUSE BAT! Mouse Melayang Untuk Meminimalisir Nyeri Pada Pergelangan Tangan

on 20130416

Pada tahun 1854, Sir James Paget melaporkan adanya saraf yang tertekan di pergelangan tangannya karena retak tulang. Gejala ini kemudian baru mulai diselidiki lagi pada tahun 1950-an yang kemudian diberi nama Carpal Tunnel Syndrome.

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah penyakit di pergelangan tangan karena penggunaan berulang. Penyebabnya belum diketahui secara pasti namun dapat dianggap sebagai saraf yang tertekan oleh carpal tunnel. Carpal Tunnel merupakan terowongan sempit sebesar ibu jari yang terletak di pergelangan telapak tangan, yang terikat oleh tulang dan ligamen. Terowongan ini melindungi saraf utama tangan dan 9 tendon yang melingkari jari.

Gejala

Gejala Carpal Tunnel Syndrome (CTS) akan muncul secara bertahap dari munculnya rasa sakit yang samar di pergelangan tangan sampai merembet ke tangan atau bahkan ke lengan bagian bawah. Gejala umum yang dapat terjadi diantaranya :

  1. Kesemutan atau mati rasa di jempol, jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Hal ini biasa terjadi pada saat memegang kemudi, menelepon, membaca surat kabar atau setelah bangun tidur.
  2. Nyeri yang menyebar dari pergelangan tangan sampai lengan ke bahu atau ke dalam telapak tangan atau ke jari, terutama setelah menggunakan tangan untuk kegiatan yang membutuhkan tenaga secara berulang-ulang. Biasanya terjadi pada sisi lengan bagian bawah.
  3. Rasa lemah pada tangan dan kecenderungan untuk menjatuhkan benda.

Penyebab

Carpal Tunnel Syndrome terjadi akibat adanya tekanan pada saraf median di dalam carpal tunnel. Saraf median adalah saraf yang berjalan dari lengan menuju tangan. Sinyal yang berjalan melalui saraf median memiliki fungsi motorik untuk menggerakkan otot-otot di sekitar pangkal ibu jari. Tekanan pada saraf ini memberikan rasa sakit ke sisi telapak ibu jari dan jari-jari lainnya kecuali jari kelingking. Bila tidak ditangani, CTS dapat menyebabkan kerusakan saraf.

Perawatan Carpal Tunnel Syndrome yaitu dengan injeksi corticosteroid. Selain itu juga dapat dilakukan operasi untuk memotong transverse carpal ligament.

Carpal Tunnel Syndrome ini biasanya diderita oleh mereka yang sering sekali menggunakan mouse pada aktivitas sehari-harinya. Maka dari itu Kibardidesign, Praha membuat sebuah teknologi canggih untuk mencegah para pengguna mouse dari resiko terkena Carpal Tunnel Syndrome ini. Teknologi canggih ini memungkinkan sebuah mouse dapat melayang di udara. Mouse ini diberi nama mouse 'Bat'.

"Bat secara khusus dirancang untuk mencegah mereka yang menggunakan mouse dari sindrom carpal tunnel, yakni kesakitan di pergelangan tangan, jari, dan bahu akibat penggunaan mouse dalam jangka panjang," jelas Vadim Kibardin dari Kibardidesign.
Bat ini merupakan salah satu inovasi manusia dibidang teknologi yang menggunakan nirkabel. Mouse Bat ini dilengkapi dengan mouse pad-nya yang menggunakan sebuah cincin magnetik sehingga memungkinkan untuk membuat mouse melayang di udara. Mouse Bat ini dapat melayang di udara hingga ketinggian 40 mm jika tanpa beban dan ketinggian 10 mm jika membawa beban tangan anda.

Nah, ini dia penampakannya.....



[ Ini bukan ilusi : Studio desain yang berbasis di Praha menciptakan mouse komputer melayang nirkabel yang dikenal sebagai Bat ]




[ Inilah masa depan : Desainnya termasuk alas mouse dan mouse dengan lingkaran/cincin magnet yang membuatnya melayang di udara ]




[ Kehidupan modern : Gadget ini memiliki desain ramping dan muncul dalam warna hitam atau putih yang sederhana ]




[ Terobosan : Bat juga dapat menghentikan kerusakan saraf dan disfungsi di tangan masyarakat ]




[ Seperti sihir : Bat secara khusus dirancang untuk mencegah mereka yang menggunakan mouse dari mengalami Carpal Tunnel Syndrome ]


Benar-benar melayang bukan?

Dengan keadaan mouse yang melayang di udara ini, tangan akan terangkat dan ikut melayang juga sehingga dapat memungkinkan saraf-saraf yang terbebani sebelumnya tersebut dapat diperbaiki melalui posisi pergelangan tangan yang baik dalam menggunakan mouse. Sehingga dapat meminimalisir rasa nyeri yang timbul walau kita menggunakan mouse dalam waktu yang cukup lama.

Mouse Bat ini belum diproduksi secara massal karena masih dalam tahap percobaan dan pengembangan.

Ini dia spesifikasi dari mouse 'Bat' melayangnya :
Model : Levitating Wireless Computer Mouse
Design: Vadim Kibardin 2012
Power Supply : universal AC adapter, input 100-240V, output 18V*
Levitation Height : 0g - 40mm, 1000g- 10mm
Case material : ABS plastic*
Color : Black or White
Dimensions : W135mm x D145mm x H40mm
Dimensions Base : W240mm x D240mm x H20mm
Set Weight : 2000g
Manufacturing : Netherlands, China
Status : testing period and research market


Menurut saya pribadi, inovasi yang dilakukan manusia merupakan hal yang sah-sah saja dan memang dibutuhkan. Inovasi yang dilakukan tersebut juga demi kepentingan kesejahteraan manusia itu sendiri. Pada contoh di atas, inovasi manusia pada bidang teknologi tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya suatu penyakit yang dinamakan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dimana, salah satu penyebabnya adalah terlalu seringnya menggunakan mouse secara tidak benar.

Tidak bisa dipungkiri lagi jika jaman sekarang adalah jamannya di mana kebanyakan masyarakat setiap harinya akan menggunakan mouse baik ketika sedang di kantor, di rumah, di sekolah, di kampus atau di mana pun.

Mungkin kelihatannya sepele. Hanya karena tidak dapat memegang mouse dengan benar saja dapat terjadi nyeri-nyeri pada pergelangan tangan bahkan jika sudah parah akan dapat menderita penyakit Carpal Tunnel Syndrome. Jika hal tersebut sudah terjadi, tentu akan berpengaruh pada kegiatan sehari-hari si penderita. Penderita Carpal Tunnel Syndrome akan merasakan sakit yang tak tertahankan, selain itu juga akan menghambat aktivitas sehari-harinya.

Dengan adanya mouse 'melayang' ini diharapkan dapat mencegah terjadinya Carpal Tunnel Syndrome seperti yang sudah diucapkan oleh Vadim Kibardin dari Kibardidesign di atas tadi.



SUMBER :